Senin, 31 Januari 2011

FENRIR

FENRIR diambil dari nama sebuah karakter game berbentuk srigala yang mempunyai sifat pemberani dan tidak mudah menyerah. Dan FENRIR pun berharap bisa memiliki sifat seperti itu yang dalam artian disini adalah berani dalam menunjukan kualitas musik mereka dan tidak mudah menyerah.
FENRIR dibentuk oleh  Ishe (Vocal) dan diawali dengan 5 orang pesonil. Tapi pada suatu hari, FENRIR pun mencoba untuk merubah jenis musik dan formasi para personilnya. Dan pada awalnya FENRIR hanya memainkan musik bergenre pop saja, tapi sekarang mereka memainkan  musik ber-genre hip-pop-rock. Dengan ke-6 personil sekarang yang terdiri dari Ishe (vocal),Lazz (Sampler), Birin (Guitar),Kuma (Guitar),Hikari (Bass) dan Adult (Drum), FENRIR berharap bisa lebih menciptakan musik yang berkualitas dan membuat impian mereka terwujud.


MEMBERS
Ishe (Vocal)
Lazzarus (Screamer & Sampling)
Birin (Guitar)
Kuma (Guitar)
Hikari (Bass)
Adult (Drum)

SINGLES

Minggu, 30 Januari 2011

Pop Session

Popsession adalah sebuah band beraliran J pop, pop or pop jazz (altenative pop).Pada awal dibentuk pada tahun 2007 silam, band ini bernama SavoiR, dan menjadi cover band dari Malice Mizer (gothic lolita), dan fokus pada event Japanese Community di Jabodetabek. Tahun 2010 mereka telah berformasi dengan formasi dan aliran musik yang baru.so let's getting pop.. ^^

MEMBERS
Riku (Vocal)
HarRie (Guitar)
Rendy (Guitar)
Zal (Bass)
Nyne (Drum)

Jumat, 28 Januari 2011

Peppermint

BIOGRAPHY
Pada awal nya band ini ada dari sebuah yang visi tak benar - benar serius untuk berkarya. Band ini awal nya terbentuk dari sebuah keinginan sang vocalist yang pada saat itu ingin membuat sebuah band yang mempunyai rasa dan influence musik dari kebanyakan band Jepang.

Koji sang vocalist pada saat itu bertemu dengan Akai sang gitaris dan setuju untuk membuat sebuah band dengan format tersebut. Akai yang mempunyai sebuah band yang sedang vakum untuk sementara,
kemudian mengajak teman - teman band nya untuk kembali aktif bergelut di bidang musik. Sehingga kemudian tercipta lah sebuah band bernama ENDLESS BEAUTY yang ber anggota kan Koji (vocalist), Akai (gitaris), Tora (gitaris), Chezzy (bassis), dan Ryri (drummer).

Band ini benar - benar unik karna terdiri dari 5 karakter orang yang berbeda dari segi musikalitas dan kontras secara bersamaan. Koji yang mempunyai karakter vokal sedikit berat dan flexible sehingga mampu membawakan lagu dari yang mellow hingga harsh metal sekalipun, Chezzy yang mempunyai influence musik punk khas RHCP membuat warna musik kita menjadi semakin berwarna, Ryri dengan background musik underground nya membuat ketukan musik band ini menjadi unik untuk di dengar, Tora dengan ciri khas petikan gitar yang mendayu, dan terakhir Akai, yang mempunyai karakter yang kuat dalam meracik suara - suara dan tone - tone yang keren. Sehingga ke lima kombinasi ini menghasilkan sebuah harmonisasi yang benar - benar unik.

Seiring berjalan nya waktu, band ini mulai banyak manggung di acara - acara festival musik, khusus nya festival musik yang bertemakan kebudayaan Jepang. Dan sedikit demi sedikit band ini pun mulai mempunyai nama di kalangan komunitas pecinta Jepang di Bandung

Setelah cukup lama bertualang dalam dunia musik, akhirnya kami memutuskan untuk mengubah nama band ENDLESS BEAUTY menjadi PEPPERMINT, yang dapat di analogi kan menjadi sesuatu yang slalu fresh dan berbeda. Nama PEPPERMINT kemudian menjadi sebuah harapan dari semua personil band ini,
agar PEPPERMINT dapt selalu membuat sebuah karya yang benar2 baru dan unik sehingga dapat menjadi sebuah trendsetter di industri musik indonesia.

MEMBERS
Koji (Vocal)
Akai (Guitar)
Tora (Guitar)
Chezzy (Bass)
Ryri (Drum)

TRACK SONGS

Kamis, 27 Januari 2011

Eliana Dewi

Menggandeng C-Pro Records untuk distribusi dan promosi, akhirnya Eliana Dewi berhasil mewujudkan mimpi berkiprah dalam blantika musik Indonesia dengan meluncurkan album debut bertajuk WARNA HIDUP di Batavia Hotel.
Dipilihnya judul WARNA HIDUP mengacu atas keberagaman suguhan musik dalam album yang memuat 10 lagu yang 9 lagu di antaranya merupakan ciptaan Eliana sendiri dan 1 lagu ditulis Iwan Indrawan.
Dengan menggandeng musisi kawakan seperti Harry Toledo, Mus Mujiono, Yan Mahmud, Didik SSS, dan Pepe Wong Pitoe, penyanyi kelahiran Sukabumi ini mengandalkan lagu Aisheteru–Wa sebagai hit single.
Aisheteru–Wa sengaja dipilih sebagai hit single karena memiliki perpaduan dua bahasa, Indonesia dan Jepang. Diarrasemen Harry Toledo, lagu ini terasa cantik dibalut alunan baby saxophone Didik SSS. Dengan karakter vokal Eliana yang khas dipadu nada dan lirik lugas membuat lagu ini ear–catchy dan cukup komersial.
Secara keseluruhan suguhan Eliana bisa dinikmati tanpa perlu dahi berkerut. Dan diharapkan album ini dapat memberi warna pada industri musik Indonesia dan diterima semua kalangan publik karena sebuah karya seni tidak membeda-bedakan penikmatnya.

TRACK SONGS

VIDEOS
Aishiteru Wa